Louis van Gaal menerbitkan kembali optimisme di Old Trafford. Di tengah bubungan optimisme yang terkerek tinggi itu, Van Gaal memberikah hadiah pahit di laga perdana Liga Primer: untuk pertamakali sejak 1992, baru semalam Manchester United kalah di laga pembuka. Dan itu terjadi di depan mata van Gaal, sang pengerek optimisme itu.
Gol dari Ki Sung-Yeung mengagetkan sang tuan rumah di menit ke-28 sebelum kemudian aksi akrobatik kapten Wayne Rooney berhasil membuat skor menjadi sama kuat di babak ke dua. Meskipun United lebih banyak menguasai bola, Swansea lah yang berhasil pulang dengan riang gembira. Pahlawan mereka malam tadi adalah Gylfi Sigurdsson dengan gol pamungkasnya di 15 menit sebelum pertandingan berakhir.
Sejak musim 1984/1985, tidak pernah ada tim yang menelan kekalahan di kandang sendiri pada laga pembuka bisa menjadi juara liga di akhir musim. Van Gaal menghadapi situasi yang tak mudah, anggaplah ini laga yang sekali lagi menegaskan: laga di Liga Primer selalu lebih sulit ketimbang laga ujicoba melawan Real Madrid sekali pun.
Ini Masih Manchester United yang Sama
Kecuali dengan kehadiran Ander Herrera, Manchester United semalam masihlah Manchester United yang sama dengan musim lalu. Banyak pemain yang cedera, termasuk Luke Shaw yang terbaru. United harus bermain tanpa sembilan pemain tim utama.
Van Gaal menurunkan formasi 3-4-1-2 atau 3-5-2 (yang manapun yang Anda lebih sukai untuk disebutkan) andalannya. Tyler Blackett yang bermain gemilang pada pra-musim pun dimainkan untuk menjalani debut penuhnya bersama tim utama di kompetisi resmi. Ini semakin menegaskan pernyataan van Gaal sebelumnya, bahwa ia membutuhkan seorang bek tengah yang berkaki dominan kiri yang bisa banyak memainkan bola (ball playing defender).
Maka dari itu jangan heran kalau Van Gaal kesal setengah mati ketika mereka gagal mendatangkan Thomas Vermaelen. Tapi untuk sementara ini, Blackett memang merupakan jawaban Van Gaal yang paling benar (jika ini bukanlah jawaban yang paling baik).
Jesse Lingard pun senasib dengan Blackett, ia memperoleh debutnya semalam di sayap kanan. Menyingkirkan nama-nama Antonio Valencia dan Rafael da Silva yang sebenarnya lebih mumpuni. Namun, sayangnya mereka berdua sedang cedera.
Susunan pemain Manchester United dan Swansea City (sumber: whoscored.com)
Sementara Garry Monk menurunkan susunan pemain terbaik mereka, meskipun mereka telah kehilangan Michael Vorm, Chico Flores, Ben Davies, dan Michu musim ini. Sorotan utama adalah kembalinya Sigurdsson mengisi posisi idealnya yang pernah ia jalankan di Swansea dua musim lalu, yaitu di belakang striker (Wilfried Bony).

0 komentar:
Posting Komentar